BibitBenih

Inilah Cara Menanam Labu Siam di Pekarangan Rumah yang Benar

Labu siam merupakan tanaman yang tergolong dalam keluarga labu-labuan atau Cucurbitaceae. Layaknya tanaman labu pada umumnya, labu siam juga tumbuh dengan cara merambat. Cara menanam serta merawat tanaman labu siam dapat dibilang cukup mudah. Sebab labu siam tergolong tanaman merambat dengan daya tahan hidup lumayan tinggi. Yuk simak cara menanam labu siam di bawah ini!

Baca juga: Cara menanam Sawi pahit

Cara Menanam Labu Siam di Rumah

3 Langkah mudah, Cara menanam labu siam dipekarangan rumah Anda dapat dimulai dari langkah pertama pembibitan, langkah kedua penanaman, langkah terakhir perawatan sampai masa panen tiba. Berikut ini beberapa langkah menanam labu siam dengan baik dan benar:

1. Pembibitan labu siam

Bibit labu siam diperoleh dari biji buah labu siam yang sudah tua. Biji-biji tersebut harus disemaikan di polybag yang telah terisi tanah lembab. Setelah biji dimasukkan ke tanah, siramlah dengan air secukupnya.

Anda perlu menunggu sampai biji labu siam berubah menjadi kecambah atau mengeluarkan tunas. Jika tunas telah berukuran sekitar 30 cm, bibit labu siam siap untuk ditanam.

2. Menanam labu siam

Media Tanam yang baik untuk menanam labu siam di rumah adalah dengan menanamnya ditanah yang gembur atau tidak kering, agak berpasir dan pastinya subur serta bercampur humus. Anda dapat melakukan penggemburan tanah dengan cangkul, lalu memberikan pupuk kandang untuk menambah kandungan nutrisi tanah.

Apabila media tanam sudah siap digunakan, buatlah lubang berukuran 40×40 cm dengan kedalaman kurang lebih 20 cm. Kemudian, apabila lubang tanam lebih dari satu, berikan jarak antar lubang supaya tidak terlalu rapat.

Pindahkan bibit labu siam tersebut ke dalam lubang tanam yang telah dibuat. Anda bisa menyobek polybag-nya, dan tanam bibit langsung bersama tanah pembibitan.

Langkah berikutnya tutup lubang tanam menggunakan lapisan tanah lain. Jangan lupa menyiram tanaman secukupnya, dan jaga dari serangan hama. Anda juga wajib memasang Ajir atau sebilah bambu yang kokoh dan kuat di samping tanaman Labu supaya dapat menopang tanaman labu siam tersebut yang mulai merambat.

3. Merawat tanaman labu siam

Selesai ditanam, Anda harus merawat tanaman ini supaya tumbuh dengan baik. Apabila ditemukan tanaman yang tidak sehat dalam waktu seminggu setelah masa tanam, cepatlah ganti dengan bibit baru yang umurnya sama.

Saat tanaman labu siam mulai tumbuh merambat, periksa kondisi lahan. Bersihkan gulma atau rumput liar yang terdapat di sekitar tanaman karena dapat mengganggu pertumbuhannya.

Selain itu  Anda juga harus menyirami tanaman dengan rutin, jangan sampai kekeringan.

Agar pertumbuhan tanaman ini berjalan dengan baik, Anda dapat melilitkan sulur atau rambatan ke bilah bambu yang ada di sampingnya untuk menyangga beban tanaman saat berbuah.

Apabila usia tanaman labu siam telah mencapai sekitar 3-6 minggu, Jangan lupa pangkas ujung cabang tanaman tersebut serta daun-daun yang berwarna kecoklatan atau sudah tua, agar tunas baru dapat tumbuh.

4. Memanen labu siam

Tanaman labu siam biasanya akan berbunga serta siap dipanen pada usia 3 sampai 5 bulan setelah ditanam. Setelah panen pertama, panen labu siam berikutnya bisa dilakukan sekitar satu minggu sekali.

Cara memanennya pun sangat mudah, Anda hanya perlu memotong labu siam pada tangkainya dengan menggunakan pisau atau gunting. Namun, jangan sampai buah tersebut terjatuh, karena kulit labu siam cenderung sensitif dan mudah rusak apabila jatuh.

Itulah cara menanam labu siam, mudah bukan? Semoga bermanfaat untuk Anda yang ingin memulai budidaya labu siam. Selamat mencoba!

Exit mobile version