2 Cara Menanam Bawang Daun yang Dapat Dipraktekkan di Rumah dengan Mudah

4

Daun Bawang atau dalam bahasa latin disebut juga (Allium fistulosum) adalah jenis sayuran yang kerap menjadi bumbu tambahan atau bisa dijadikan sebagai penyedap masakan. Ada 2 varietas bawang daun yaitu Allium fistulosum atau disebut bawang daun bakung dan Allium porrum atau disebut juga bawang daun prei.

Baca juga: Cara menanam Bunga Marigold

Saat ini yang banyak dibudidayakan di Indonesia yakni jenis bawang daun bakung. Bawang daun dapat diperbanyak secara generatif maupun vegetatif.

Perbanyakan generatif yaitu perbanyakan bibit tanaman melalui biji atau benih. beda lagi dengan perbanyakan vegetatif yaitu perbanyakan bibit tanaman dengan cara memecah anakan langsung dari umbi atau rumpun utama. Yuk simak caranya!

2 Cara Menanam Daun Bawang

Berikut ini dua cara menanam daun bawang dengan mudah dan bisa dipraktekkan di rumah.

1. Menanam Daun Bawang dengan Cara Stek

Cara pertama untuk menanam daun bawang yaitu dengan cara stek. Langkah ini merupakan langkah yang paling mudah, karena bisa memanfaatkan sisa belanja daun bawang di supermarket atau pasar, dengan mengambil batang yang masih ada akar pada bagian bawahnya.

Hampir mirip dengan cara menanam bawang daun dari sisa dapur, apabila Anda membelinya dalam keadaan masih ada sisa akarnya. Anda dapat memotong dan menyisakan sebagian batang di atas akar tersebut kurang lebih 3cm sampai 4cm,  kemudian ikuti tahap selanjutnya.

Letakkan ujung tanaman daun bawang, bagian akar dibawah, masukkan ke dalam gelas atau bisa juga toples plastik bekas. Setelah itu, masukkan air sampai akar tanaman terendam. Jangan lupa untuk meletakkan wadah pada tempat yang terang.

Anda wajib mengganti air setiap beberapa hari sekali supaya tetap segar, jangan lupa pastikan akar tanaman tersebut selalu terendam air. Setelah beberapa hari, pertumbuhan akar bisa Anda lihat. cek secara berkala juga apakah akar terlihat sehat dan dapat tumbuh.

Setelah berjalan satu pekan, kalau sudah terlihat pertumbuhan tunas baru, Anda dapat memindahkan tanaman ke pot yang sudah diisi media tanam. Tanam daun bawang tersebut kurang lebih sedalam 3cm sampai 4cm dan kemudian tutuplah dengan tanah dan jangan lupa dengan rutin menyiram tanaman tersebut dengan air secukupnya.

2. Menanam Daun Bawang dengan Persemaian Biji

Cara kedua menanam daun bawang yaitu dengan memanfaatkan bijinya. Untuk bisa mendapatkan biji daun bawang, Anda bisa mencarinya dari toko tanaman terdekat.

Apabila sudah mendapatkannya, Anda hanya perlu memasukkan benih sedalam dua sentimeter ke dalam tanah atau pot. Beberapa Hal yang harus Anda perhatikan adalah jarak tanam setiap benih setidaknya 5cm, dan jangan sampai terlalu berdekatan.

Tanaman bawang daun dapat tumbuh dengan baik pada media tanam berupa tanah yang subur, dan tidak kering serta terpapar sinar matahari yang cukup. Jika Anda ingin menanam dari biji ataupun benihnya langsung, proses semai benih memang lama, pada umumnya sampai 2 minggu atau 14 hari. Tingkat Kelembaban tanah wajib selalu dijaga, apabila sudah muncul tunas tanaman, tanaman tersebut harus cukup air serta disiram secara teratur.

Hal yang tidak boleh dilupakan yaitu memberikan pupuk secara teratur setiap bulannya, tentunya untuk memberikan asupan nutrisi.

Setelah tanaman daun bawang mencapai tinggi sekitar kurang lebih 15 cm, Anda sudah bisa memanennya. Tanaman bawang daun tersebut akan selalu mengeluarkan tunas baru selama akar tanaman terawat. Untuk masa tumbuh daun bawang memerlukan waktu kurang lebih 2,5 bulan.

Itulah dua cara menanam daun bawang dengan mudah. Jadi Anda bisa mempraktekkannya di rumah. Daun bawang termasuk tumbuhan yang mudah dalam proses perawatan dan pembibitan. Selamat mencoba!

User Rating: Be the first one!
We will be happy to hear your thoughts

Leave a reply

BibitBenih
Logo
Register New Account